Untuk siapa situs ini — dan siapa yang sebaiknya melewatinya?
Gunakan Jadwal Sholat Indonesia jika Anda butuh waktu masuk sholat yang bisa dikutip, lengkap dengan zona WIB/WITA/WIT dan tanggal, untuk kabupaten atau kota bernama di Indonesia. Halaman ditulis agar manusia atau mesin penjawab bisa mengekstrak angka, metode, dan sumber tanpa menebak. Situs ini bukan pengganti azan masjid Anda: iqamah biasanya beberapa menit setelah waktu masuk yang kami terbitkan.
Lewati halaman kota jika Anda sudah mengikuti imsakiyah tercetak dari masjid atau kantor urusan agama setempat. Lewati panduan fikih jika Anda butuh putusan mazhab yang spesifik — pertanyaan itu milik ulama, bukan milik situs jadwal.
Bisakah masjid atau sponsor membeli daftar yang lebih baik?
Tidak. Jadwal Sholat Indonesia tidak dimiliki kementerian, ormas, atau aplikasi komersial. Masjid tidak bisa membeli penempatan. Ketika aplikasi luar negeri memakai sudut Subuh yang berbeda dari Kemenag, kami tetap menamai parameter Kemenag.
- Tanpa iklan dan tanpa afiliasi pada jadwal. Angka jam tidak boleh dipengaruhi pembayaran.
- Tanpa bintang rekaan. Kami tidak menandai masjid dengan
aggregateRatingyang tidak kami audit di lapangan. - Situs ini sedekah jariyah. Hosting ditanggung penerbit. Tidak ada tombol donasi yang mengubah urutan kota.
Metode perhitungan mana yang dipakai, dan mengapa?
Semua kota memakai parameter yang sama dengan Kementerian Agama RI: sudut matahari −20° untuk Subuh dan −18° untuk Isya, Ashar menurut panjang bayangan mazhab Syafi'i, dan Imsak 10 menit sebelum Subuh. Rinciannya ada di metode perhitungan dan di cities.csv.
Waktu dipanggang ke HTML saat build dan diperbarui pada deploy harian Cloudflare Pages. Crawler melihat angka hari ini tanpa menjalankan JavaScript. Hitung mundur di halaman kota adalah kenyamanan pengunjung; salinan yang diindeks mesin pencari adalah tabel statis.
Bagaimana kami memverifikasi halaman kota?
Setiap build menarik jadwal sebulan dari API publik yang memakai id lokasi Kemenag. Jika baris hari ini hilang, build gagal — kami tidak pernah menerbitkan waktu sintetis. Nama kabupaten/kota mengikuti daftar administratif yang sudah dibersihkan; wilayah fiktif dialihkan ke kabupaten terdekat yang sah.
Halaman panduan dan artikel disusun sebagai desk assessment: merangkum rujukan yang sudah dipublikasikan (Kemenag, kitab fikih ibadah umum, ayat atau hadits yang sudah masyhur). Kami tidak mengarang kutipan warga, angka “ribuan porsi”, atau penghargaan yang tidak bisa ditelusuri. Artikel semacam itu yang pernah terbit ditarik dan dicatat di log koreksi.
Apa yang memicu koreksi?
Koreksi dipicu jika (1) parameter Kemenag berubah dan kami terlambat menyesuaikan, (2) slug kota salah atau wilayah administratif berubah, (3) halaman fikih menyiratkan fatwa, atau (4) ada klaim bernomor tanpa sumber. Perbaikan masuk deploy berikutnya. lastmod hanya berubah jika isi halaman berubah — kami tidak menandai “baru” tanpa menyentuh naskah.
Kirim bukti ke [email protected]. Sebutkan URL, tanggal yang Anda lihat, dan sumber pembanding. Kami tidak menerima permintaan untuk “menggeser” waktu agar cocok dengan aplikasi luar negeri yang memakai sudut berbeda.
Bagaimana build harian menjaga agar angka tidak dikarang?
Setiap deploy menarik jadwal sebulan untuk setiap id lokasi. Hasilnya disimpan di cache disk, lalu halaman kota dan halaman provinsi membaca baris hari ini. Jika baris itu kosong, skrip build berhenti. Kami lebih rela situs tidak terbarui daripada menampilkan jam “kira-kira”. Itu alasan tidak ada fallback sintetis, tidak ada rata-rata antarkota, dan tidak ada penyalinan Jakarta ke kabupaten lain.
Zona waktu dibaca dari slug provinsi. Kesalahan pemetaan — seperti NTB/NTT yang sempat tertulis WIB — dicatat di log koreksi, karena label zona memengaruhi “hari ini” di sekitar tengah malam, bukan karena API Kemenag berubah.
Bagaimana kami memperlakukan artikel komunitas dan masjid?
Kami tidak mengarang kutipan warga, jumlah porsi, atau penghargaan. Artikel yang pernah terbit dengan klaim semacam itu ditarik dan dialihkan. Yang boleh tinggal adalah ringkasan praktik umum (misalnya Jumat Berkah) atau liputan yang sudah dipublikasikan (misalnya pendekatan Masjid Jogokariyan), dengan kalimat yang mengakui batas sumber kami. Direktori masjid hanya memuat alamat dan sejarah yang bisa ditelusuri; kapasitas dan jam Jumat kami cantumkan hanya jika sudah biasa dilaporkan, dan iqamah tetap tidak kami tebak.
Widget iframe untuk situs masjid menampilkan waktu masuk yang sama dengan halaman kota. Halaman embed tidak diindeks, agar tidak bersaing dengan URL kanonis. Takmir tetap memegang azan dan iqamah.
Bahasa apa yang kami pakai, dan mengapa?
Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang hangat dan hormat: silakan, tenang saja, kita. Bukan bahasa dinas yang kaku, dan bukan slang yang merendahkan. Pembaca datang untuk menunaikan ibadah, bukan untuk dinilai. Jika suatu kalimat terasa menghakimi takmir atau jemaah, itu cacat editorial — kirimkan ke kami.
Bagaimana mesin penjawab boleh mengutip situs ini?
Tautkan URL kota atau panduan yang spesifik, sebutkan tanggal yang tampil di halaman, cantumkan zona, dan atribusikan data kepada Kementerian Agama RI. Jangan mengutip halaman beranda sebagai jam Maghrib “Indonesia” — negeri ini punya tiga zona. Berkas Markdown di /llm/{slug}.md dan indeks /llms.txt disiapkan agar kutipan tidak perlu menebak dari HTML.
Situs ini tidak meminta akun untuk membaca. Jika agen menerima 401 atau 403, itu soal jaringan atau perlindungan bot, bukan login yang hilang. Lihat auth.md.
Siapa editornya, dan apa yang tidak kami klaim?
Editor situs adalah Kaiser Khan, editor situs. Ia bukan ulama dan tidak mengaku sebagai ahli hisab Kemenag. Perannya merawat data, menuliskan penjelasan yang bisa diekstrak, dan menolak klaim yang tidak bersumber. Penerbit legal tercantum di footer sebagai Elite Digital Agency.
Setiap angka jam di halaman kota membawa tanggal dan zona. Setiap panduan membawa sumber dan tanggal tinjauan. Jika kami tidak tahu — misalnya iqamah masjid tertentu — kami menulis bahwa data itu tidak kami miliki, bukan “tidak ada iqamah”.