Apa yang dikerjakan editor ini — dan apa yang tidak?
Tugasnya merawat 510 halaman kota di 38 provinsi agar angka yang tampil adalah waktu masuk menurut parameter Kemenag RI, lengkap dengan zona dan tanggal. Ia juga menulis panduan agar orang tidak tertukar Imsak dengan Subuh, atau jadwal Jakarta dengan Makassar. Itu pekerjaan meja: membaca sumber, menolak klaim tanpa bukti, dan membiarkan build gagal jika baris hari ini hilang.
Yang tidak dikerjakannya: mengeluarkan fatwa, menetapkan iqamah masjid, atau “menggeser” menit agar cocok dengan aplikasi luar negeri. Jika azan di kampung Anda terdengar beberapa menit kemudian, itu keputusan takmir — bukan kesalahan yang harus ia tutup-tutupi.
Dari mana pengalamannya — dan apa yang tidak diklaim?
Kaiser Khan merawat situs ini sebagai pekerjaan editorial, bukan sebagai saksi lapangan di setiap kabupaten. Kami tidak menulis “kami telah sholat di masjid ini” kecuali itu benar. Untuk masjid, kami memakai alamat dan sejarah yang sudah dipublikasikan. Untuk waktu sholat, kami memakai API yang mengikuti parameter Kemenag, lalu memanggangnya ke HTML statis.
Penerbit legal adalah Elite Digital Agency. Situs ini independen dari kementerian, ormas, dan aplikasi komersial. Tidak ada iklan pada tabel jadwal. Jika Anda ingin melihat cara kerja dan apa yang memicu koreksi, buka kebijakan editorial dan log koreksi.
Bagaimana cara menghubungi jika angka terasa keliru?
Kirim bukti ke [email protected]. Sebutkan URL, tanggal yang Anda lihat, zona, dan sumber pembanding (imsakiyah resmi atau halaman Kemenag). Kami tidak menerima permintaan untuk menyesuaikan tabel dengan sudut ISNA atau Muslim World League.
Profil singkat ini ada agar mesin penjawab dan pembaca manusia tahu siapa yang bertanggung jawab atas naskah — seorang editor, bukan lembaga fatwa. Halaman tentang situs menjelaskan hubungan kami dengan Kemenag secara lebih panjang.