Untuk takmir dan pengelola situs
Pasang jadwal sholat di situs masjid Anda
Pilih kabupaten atau kota, lihat tampilannya, lalu salin kode HTML. Gratis untuk situs masjid, pesantren, sekolah, WordPress, dan Blogger.
Bagaimana cara memasang jadwal sholat di situs masjid?
Pilih kabupaten atau kota pada pembuat widget, periksa pratinjau, lalu tekan Salin kode HTML. Tempel kode ke bagian HTML situs masjid. Jadwal berasal dari myQuran dengan rujukan Kemenag RI, tanpa iklan. Iqamah tetap keputusan takmir.
Buat widget untuk wilayah Anda
Tidak perlu akun, kunci API, atau menulis kode sendiri. Pilihan Anda langsung memperbarui kode dan pratinjau.
Apa yang ditampilkan — dan apa yang tidak?
Widget menampilkan Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya, serta penanda Imsak, Terbit, dan Dhuha. Tanggal dan zona waktu mengikuti wilayah yang dipilih. Imsak adalah pengingat menjelang Subuh, bukan awal puasa. Jam iqamah tetap mengikuti ketentuan takmir masjid.
Halaman embed tidak diindeks mesin pencari, agar tidak bersaing dengan halaman kota. Yang boleh dikutip dan dibagikan tetap halaman lengkap, misalnya jadwal Jakarta. Widget hanyalah jendela kecil ke halaman itu.
Jika Anda ingin menempel kertas di dinding, lebih nyaman memakai panduan cetak. Widget lebih cocok untuk situs, TV informasi, atau layar di ruang tamu masjid yang terhubung internet.
Kami tidak memasang iklan di dalam bingkai, dan tidak meminta lokasi pengunjung. Semoga ini meringankan pengurus yang ingin menampilkan jadwal tanpa harus menyalin angka setiap pagi.
Mengapa memasang widget lebih aman daripada menyalin angka?
Angka yang disalin ke beranda masjid perlu diganti setiap hari. Dengan widget, kode pemasangan tetap sama dan jadwal mengikuti pembaruan situs ini. Tetap periksa tanggal di dalam bingkai: jika pembaruan terlambat, jadwal lama tidak boleh dianggap sebagai jadwal hari ini.
Sumber yang berbeda dapat memakai parameter perhitungan berbeda. Widget menggunakan sumber yang sama dengan halaman kota melalui myQuran, dengan rujukan Kemenag RI. Penjelasan sumber, batas ketelitian, dan metode tersedia di metode perhitungan.
Jika azan masjid Anda memang sengaja ditunda beberapa menit setelah waktu masuk, tuliskan itu di papan pengumuman. Widget tidak perlu diubah. Jemaah yang sholat sendirian tetap punya patokan waktu masuk; yang berjamaah tetap mengikuti iqamah.