Rukun sholat adalah perbuatan atau ucapan yang menjadi inti sholat. Berbeda dengan syarat (yang harus ada sebelum sholat), rukun adalah bagian dari sholat itu sendiri. Daftar di bawah mengikuti 13 rukun yang biasa diajarkan di pesantren, mazhab Syafi'i. Ini edukasi umum, bukan fatwa.

Kalau suatu rukun ditinggalkan dengan sengaja, sholat tidak sah. Kalau terlupa dan Anda masih di dalam sholat, kembali ke rukun yang terlewat lalu lanjutkan — tidak otomatis seluruh sholat batal.

Apa Saja 13 Rukun Sholat?

  1. 1.Niat — di hati, sesuai sholat yang dikerjakan
  2. 2.Takbiratul ihram — mengucapkan "Allahu Akbar" sebagai pembuka
  3. 3.Berdiri tegak bagi yang mampu — boleh duduk atau berbaring bila tidak mampu
  4. 4.Membaca surah Al-Fatihah — di setiap rakaat, menurut mazhab Syafi'i
  5. 5.Ruku — membungkuk hingga punggung rata, tangan di lutut, dengan thuma'ninah
  6. 6.I'tidal — berdiri tegak setelah ruku, dengan thuma'ninah
  7. 7.Sujud dua kali — tujuh anggota badan menyentuh lantai, dengan thuma'ninah
  8. 8.Duduk di antara dua sujud — dengan thuma'ninah
  9. 9.Duduk untuk tasyahud akhir
  10. 10.Membaca tasyahud akhir
  11. 11.Membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW pada tasyahud akhir
  12. 12.Salam
  13. 13.Tertib — mengerjakan rukun berurutan, tidak dibolak-balik

Apa Itu Thuma'ninah dan Kenapa Penting?

Thuma'ninah artinya berdiam sejenak sehingga anggota badan tenang sebelum pindah gerakan. Ia bukan rukun keempat belas, melainkan syarat di dalam ruku, i'tidal, sujud, dan duduk. Minimalnya kira-kira selama membaca "Subhanallah" sekali. Tanpa thuma'ninah, gerakan itu belum sempurna.

Apa Perbedaan Rukun dan Wajib Sholat?

Rukun yang ditinggalkan dengan sengaja membuat sholat tidak sah. Kalau terlupa, perbaiki di dalam sholat bila masih sempat. Wajib sholat — seperti tasyahud awal — kalau terlupa, biasanya diganti sujud sahwi di akhir. Rincian itu tanyakan kepada imam setempat jika Anda ragu.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah membaca surah setelah Al-Fatihah termasuk rukun sholat?

Tidak. Membaca surah setelah Al-Fatihah adalah sunnah (pada dua rakaat pertama), bukan rukun. Kalau lupa tidak dibaca, sholat tetap sah.

Bagaimana jika lupa salah satu rukun sholat?

Jika sadar sebelum posisi yang sama di rakaat berikutnya, segera kembali melakukan rukun yang terlewat lalu lanjutkan dari situ. Jika sudah terlanjur melewatinya, tambahkan satu rakaat pengganti di akhir dan tutup dengan sujud sahwi.